Santri Mutiara Darul Quran Bandung Isi Ramadhan dengan Tadabbur Quran
Sepuluh hari terakhir Ramadhan dimanfaatkan betul oleh santri di Pesantren Tahfizh Mutiara Darul Qur’an Cijamil Kab.Bandung Barat. Para santri itikaf dengan menambah hafalan dan tadabur Alquran dan kegiatan lain yang bermanfaat.
Pimpinan Ponpes Tahfizh Mutiara Darul Qur’an Ustaz Teguh Turwanto mengatakan, bulan Ramadhan sebagai bulan Alqur’an adalah momen terbaik mendidik anak-anak lebih banyak berinteraksi dengan Alquran. Untuk itu dalam program itikaf ini tadabbur Alquran cara yang baik mendekatan anak-anak kepada Alquran.
“Kegiatan itikaf yang dilakukan santri Mutiara Darul Quran dengan tadabbur ayat-ayat pilihan. Ayat yang dihafal itu sudah masing-masing mereka hafalkan pada raka’at sholat tahajjud,” kata Ustaz Teguh kepada Republika, Selasa (5/5).
Ustaz Teguh menuturkan, pada akhir kegiatan itu masing-masing mereka melaporkan sebagaimana yang sudah biasa mereka lakukan setiap malam di luar bulan Ramadhan Kegiatan lain pada saat itikaf di antaranya memperbanyak kajian tafsirnya, murojaah dan persiapan ziyadah hafalan Alquran seperti yang biasa mereka di luar ramadhan.
Baca juga: Saatnya Lembaga Tahfizh Berinovasi Tidak Cukup Hanya Metode Menghafal
“Bedanya di bulan Ramadhan lebih banyak lagi dalam kegiatan memahami ayat dan kandungan Alquran,” katanya.
Selain itu, saat itikaf yang diperbanyak ada dzikir dan sholat hajat agar, mereka diberikan kemudahkan dalam belajar dan menghafal Alquran seperti yang biasa mereka lakukan di luar bulan Ramadhan.
“Istirahat secukupnya. Diakhiri subuhnya dengan zikir muhasabah bersama bada sholat subuh berjamaah sampai menangis seperti yang biasa mereka lakukan di luar bulan Ramadhan,” katanya.
Kemudian dilanjut dengan setoran ziyadah hafalan ayat dan tafsir ke ustadznya di kelompoknya masing-masing seperti yang biasa mereka lakukan di luar bulan Ramadhan. Ustaz Teguh berharap wali santri mendoakan anak-anaknya, agar di bulan Ramadhan mereka dapat keberkahan di bulan Alquran ini.
“Semoga setelah bulan Ramadan ini semakin Allah mudahkan hafalan mereka, semakin lembut hati mereka terhadap ayat-ayat Al Qur’an yang setiap hari mereka hafalkan, semakin shaleh, semakin cinta dan takut kepada Allah, barakallah lahum wa fihim,” katanya.
Sumber : https://www.republika.co.id/


