Skip to content
Find Us on Social Media

Profil & FAQ

Home / Profil Pesantren & KHQ

www.tahfizhmutiaradarulquran.com
Latar Belakang dan Tujuan

Pondok Pesantren

Tahfizh Mutiara Darul Qur’an

LOGO

Pondok Pesantren tahfizh MDQ berdiri dibawah tanah wakaf. Latar belakang berdirinya adalah dalam rangka menjawab kebutuhan umat akan perlunya sarana da’wah Al Qur’an berupa lembaga yang konsen dalam pengembangan kualitas Al-Qur’an di tengah tengah masyarakat, baik berupa tahsin (membaca dengan benar) tahfidz (menghafal), tafsir dan ilmu-ilmu yang berkenaan dengan al-Qur’an, serta pengembangan laboratorium Al-Qur’an (pendidikan hafal, paham, tadabbur, amal, dan dakwah Qur’aniy) di lingkungan pondok pesantren. 

Tujuannya adalah melahirkan para penghafal Al-Qur’an yang berkepribadian Qur’aniy dan meletakkan dasar bagi terbentuknya generasi faqih fiddin dan ulul albab untuk kompetensi sebagai ulama.

Logo-Pondok-Pesantren-Tahfizh-Mutiara-Darul-Quran

FAQ (Frequently Asked Question)

  • Siapa pendiri pesantren tahfizh MDQ dan bagaimana sekilas biografi pendidikan pesantren beliau dan sanad Al-Qur’an beliau?

Ustadz Teguh Turwanto, M.Pd Al-Hafizh:
• Alumnus pondok modern Gontor Ponorogo Jatim tahun 1999 (tingkat SMA),
• Alumnus MTS pesantren modern Nurul Hakim Medan dibawah asuhan ustadz Sajid Zein,
• Alumnus ma’had darul hadist kaderisasi ulama hadist Khodimus Sunnah Bandung dibawah bimbingan KH Nanang Maulana Ishaq
• Berguru talaqqi Al-Quran diantaranya kepada syaikh Dr. Sameh Salem Abdelhamid, Lc., MA, seorang pakar qira’at dan tafsir dari Bumi Kinanah, Mesir, yang memiliki sanad qira’at ‘asyarah shughra dan kubra’, dengan sanad ‘aly (tinggi) terpaut 28 generasi hingga muttashil (bersambung) kepada Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam. Dan telah mendapatkan sanad AlQuran riwayat hafs an ashim dari beliau. Begitu juga kepada Syaikh Ahmad Fudholi Husni Mubarok dan telah mendapatkan sanad riwayat hafs an ashim dan riwayat syu’bah dari beliau.

* S1 di STAI Al-Musdariyyah Cimahi dan S2 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

  • Bagaimana dengan legalitas pesantren tahfidz Mutiara Darul Qur’an?

Secara legalitas, pesantren tahfidz Mutiara Darul Qur’an telah terdaftar dan tercatat secara resmi di Kementrian Agama RI dengan Nomor Statistik Pesantren (NSP): 510032170629

  • Bisa dijelaskan gambaran singkat kurikulum formal dan non formal pesantren tahfizh MDQ di tingkat SMP dan SD?

Pesantren Tahfizh MDQ adalah pesantren yang menjadikan tahfizh Al-Quran sebagai dirasah dan kurikulum utamanya. Selain menghafal Al-Qur’an, santri juga mengikuti KBM (kegiatan belajar mengajar) agar tujuan pendidikan di MDQ yaitu melahirkan para penghafal Al-Qur’an yang  berkepribadian Islam dan meletakkan dasar terbentuknya generasi faqih fiddin dan ulul albab untuk kompetensi sebagai ulama bisa tercapai. 

Kurikulum KBM di tingkat SMP mengikuti kurikulum Pondok Modern Gontor dan Pesantren Salafiyyah (kitab kuning), tapi tidak mengambil semuanya karena menyesuaikan dengan padatnya kegiatan tahfizh santri setiap harinya. 

Kurikulum KBM di tingkat SD disusun secara mandiri dan tidak padat agar santri merasa nyaman, mudah memahami dan menguasai materi pelajaran dengan baik.

Itu kurikulum non formal, bagaimana dengan kurikulum formalnya?

Untuk kurikulum formalnya, pesantren tahfizh MDQ memiliki sekolah yang bernama SD IT MUtiara Darul Qur’an dan SMP Nasa Isamic Boarding. Jadi pesantren tahfizh MDQ mengikuti 2 kurikulum yaitu kurikulum mandiri (pesantren) dan dari Diknas. 

Adapun kurikulum mandirinya (dari pesantren) di tingkat SMP dan SMA disebut dengan KHQ dan ditingkat SD disebut dengan KHQM. Sehingga santri akan mendapatkan 2 ijazah yaitu ijazah lulus SD, SMP dan SMA (Diknas) dan ijazah lulus KHQ dan KHQM (pesantren).

  • Pendidikan MDQ saat ini berjenjang setingkat SD dan SMP, kurikulum mandirinya (non formal) di tingkat SMP disebut dengan
    KHQ dan di tingkat SD disebut dengan KHQM, apa itu KHQ dan KHQM?

 KHQ atau Kulliyyatul Huffazhil Qur’aniyyah. KHQ ini bukan hanya setingkat SMP, tapi juga SMA. Program KHQ ini mengikuti program khas Gontor yang disebut dengan KMI atau kulliyyatul muallimin al Islamiyyah (setingkat SMP dan SMA) dimana santri dinyatakan tamat (alumni) jika sudah menyesaikan KMI (setingkat lulus SMA). MDQ akan berikan ijazah kelulusan pesantren atau dianggap alumnus MDQ jika telah selesai dan lulus pembelajaran di KHQ (setingkat lulus SMA). Adapun KHQM Kulliyyatul Huffazhil Qur’aniyyah Lil-Mubtadi-in merupakan program atau lembaga pendidikan setingkat SD

  • Bagaimana gambaran riwayat pendidikan guru-gurunya secara
    umum?
  • Guru tahfizh bersanad.
    90% bergelar S1, sebagian S2.
    Alumnus: Ponpes Modern Gontor, Ponpes Cipasung Tasikmalaya, Ponpes Miftahul Huda Ciamis, Imarot bandung, Ma’had Hadist Khadimus Sunnah Bandung, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Unpad Bandung, dan lain-lain 
  • Berapa jam sehari santri menghafal AlQur’an dan berapa jam sehari ikut KBM dari
    kurikulum mandiri pesantren?

    Santri mukim (menginap) yaitu tingkat KHQ (SMP), kelas 5 dan 6 SD menghafal AlQuran sekitar 7 jam sehari. Santri tingkat KHQ dan SD mengikuti KBM 2 jam sehari (satu materi pelajaran perjam). Adapun santri tingkat SD yang tidak menginap (kelas 1-4 SD) menghafal Al-Qur’an 1 jam sehari di sekolah dan selanjutnya diteruskan di rumah masing-masing dengan didampingi orangtuanya.

  • Santri belajar apa saja pada KBM kurikulum pesantren?

    Dari kelas 1 sampai 6 KHQ (setingkat SMP-SMA):
    • Tsaqofah Islamiyyah (adab Islami, tafsir, fiqih, usul fiqih, hadist, dasar-dasar keislaman, sirah nabi, tarikh Islam, dll)
    • Bahasa Arab (muhadatsah, nahwu, shorof, balaghoh, dll)
    • Bahasa Inggris, matematika, dan lain-lain

Dari kelas 1 sampai 6 SD: Adab Islami, Fiqih, Hadist, Siroh/Tarikh, Tajwid, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, Matematika, Ekskul., dan lain-lain