Stop Kekerasan Seksual di Sekolah & Kampus!
Kenapa Kita Harus Waspada?
Belakangan ini banyak berita tentang pelecehan dan kekerasan seksual di sekolah, kampus, bahkan pesantren. Yang bikin sedih, pelakunya kadang bukan hanya teman sebaya, tapi juga guru atau orang yang seharusnya jadi teladan.
Data tahun 2025 menunjukkan ada lebih dari 6.700 kasus kekerasan seksual di Indonesia. Di sekolah dan kampus, lebih dari setengah kasus kekerasan adalah kekerasan seksual. Artinya, masalah ini nyata dan serius.

Kok Bisa Terjadi?
Ada beberapa penyebab kenapa kasus ini terus muncul:
- Kurangnya pengawasan di lingkungan pendidikan.
- Budaya salah kaprah yang menganggap perempuan sebagai objek.
- Konten negatif seperti pornografi yang mudah diakses.
- Hukuman yang belum bikin pelaku benar-benar jera.
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Sebagai remaja, kita bisa mulai dari hal kecil tapi penting:
- Saling menghormati antara laki-laki dan perempuan.
- Menjaga pandangan dan aurat supaya interaksi tetap sehat.
- Menghindari situasi berdua-duaan yang bisa membuka peluang pelecehan.
- Berani bicara kalau melihat atau mengalami pelecehan.
Islam mengajarkan bahwa perempuan dan laki-laki adalah saudara, bukan objek atau musuh. Jadi, tugas kita adalah saling menjaga, bukan saling merugikan.
Kita semua ingin sekolah jadi tempat yang aman, nyaman, dan mendidik. Supaya anak-anak terhindar dari kekerasan seksual, pilihlah lembaga pendidikan yang terpercaya.
Salah satunya adalah Pondok Pesantren Tahfizh Mutiara Darul Quran, dengan sistem pembelajaran yang menekankan kesadaran akhlak. Asrama putra dan putri dipisah, sehingga interaksi lebih terjaga.
📌 Daftarkan anak Anda segera! Hubungi: Ustadz Ganjar Indra Permana – +62 812-2584-3714


